Mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Nabila menunjukkan kepedulian mereka terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat dengan menyalurkan bantuan kepada korban galodo serta cek kesehatan.
Bencana galodo yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Barat ini telah menyebabkan kerugian besar, baik materiil maupun moril dan psikologis serta mengakibatkan banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal dan dampak traumatis yang membutuhkan bantuan segera.
Abdimas yang didampingi oleh Febria Syafyusari, Asra Dewita, Suci Khairunnisa dan Tim Mahasiswa BEM dan UKM sosial
Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada hari Jumat , 31 Mei 2024 ke Jorong Tigo suku dan Jorong Balai Satu. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pakaian layak pakai, susu untuk anak anak dan cek kesehatan gratis serta penyuluhan penyakit degeneratif.
Dari pemeriksaan masyarakat berjumlah 66 orang didapatkan hasil skrinning 30 orang (46%) kemungkinan menderita hipertensi, 2 orang (3%) diabetes, 16 orang (24%) asam urat dan16 orang (24%) kolesterol.
Ns. Febria Syafyusari, M.Kep memberikan dukungan penuh dan juga bangga dengan upaya mahasiswa BEM dan UKM sosial Akper Nabila yang sangat empati dan peduli dengan masyarakat sekitar yang terdampak bencana alam yang dapat di lihat dari bagaimana partisipasi mahasiswa dari mulai melakukan aksi penggalangan dana hingga aksi sosial pengabdian masyarakat ke daerah yang terdampak banjir bandang dan galodo seperti : Sungai Jambu, Manunggal, Pagu-Pagu, Koto Tuo, Sangkua dan Paninjauan.
Para korban galodo menyambut baik dan merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang kehilangan banyak harta benda serta memiliki dampak psikologis dan traumatis. Bapak Afrizal selaku Wali Nagari Paninjauan menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa Akper Nabila Padang Panjang atas kepedulian yang telah diberikan kepada warganya
Dengan semangat kemanusiaan dan kebersamaan, Akper Nabila Padang Panjang berharap dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan selalu siap tanggap dalam menghadapi bencana di masa akan datang (AS & FSS)









